Picture
Guru Besar IPS Nur Harias 

Drs. H. M. Atho’illah Iskandar
Lahir dikota solo pada tanggal xx bulan xx tahun xx beliau lahir dari xx bersaudara dibesarkan dilingkungan keluarga pencak silat, setelah melaksanakan Ibadah Haji beliau berganti nama menjadi H. Atho’illah Iskandar. Bapak atok pernah menempuh pendidikan Olah Raga di Jakarta dan juga merupakan anggota TNI pernah ditugaskan ke wilayah sumatra Aceh dan Medan. Disanalah beliau menimba ilmu pencak silat dan berbagai beladiri. Beliau juga menekuni olahraga judo (atlet), Lempar lembing, tinju, dan tolak peluru.

Bapak atho’ mengajukan mutasi dinas dari TNI kala itu menjadi pengajar di IKIP Surabaya (sekarang UNESA) mengajar di jurusan Coach (Pelatih) mata kuliah Psikologi Umum. Pada masa itu ketua jurusan Coach adalah Habib Ali yang memiliki perkumpulan yang disebut PO (Pencak Organisasi). Bapak atho’ membantu Habib Ali melatih pencak silat di PO (Pencak Organisasi), setelah Habib Ali Meninggal, bapak atho’ melatih dilingkungan pesantren Sunan Ampel di bantu oleh Habib Umar (putra Habib Ali)

Sebelum mendirikan Nur Harias bapak atho’ sudah menyusun buku pencak silat dan mendirikan NH pada tanggal 7 Mei 1972 di Jl. Kawung dengan anggota 5 orang. Angkatan pertama tersebut adalah :

1.    Bapak Syahrir (guru SMAN 4 Malang)

2.    Bapak Alfiah (Alm)

3.    Ibu Rumiah (Mantan Kapolda Banten)

4.    Ibu Pratiwi (Polisi di Jakarta)

5.    Ibu Hermin

Filosofi pendirian Nur Harias adalah “Tidak pernah ada kata tamat dalam belajar pencak silat” pernyataan dari bapak Syahrir

Dan pesan yang pernah di sampaikan Bapak Atho’ pada angkatan pertama pada khususnya “jangan sombong, jangan meremehkan orang lain, ojo dumeh, sing welas asih, anak silat harus sering kumpul” 

 


Comments




Leave a Reply